Mengedepankan Akhlak Santri dalam Bekerja

Ketua Pengurus Koperasi BMT Maslahah HM. Khudlori Abd. Karim mengingatkan bahwa dalam bekerja itu hendaknya senantiasa mengedepankan akhlak santri. “Di mana pun posisi dan keadaannya, maka sebagai seorang alumni pondok pesantren harus dapat mengedepankan akhlak santri dalam bermuamalah,” tandasanya seusai melantik karyawan Kantor Pusat Koperasi BMT Maslahah (26/5/2019) di kantor pusat Koperasi BMT Maslahah.
Menurutnya, seorang santri itu senantiasa mengendepankan akhlak yang sopan, ramah dan rendah hati. “Apabila hal ini diterapkan dalam melayani para Anggota dan calon Anggota Koperasi BMT Maslahah, maka para Anggota akan merasa senang mendapatkan pelayanan yang ramah, sopan dan rendah hati. Pada gilirannya hal ini akan meningkatkan kepercayaan Anggota terhadap koperasi,” imbuhnya.
Beda halnya, tambahnya, bila para karyawan koperasi itu melayani Anggota dengan sikap yang kurang ramah, tidak sopan dan petantang-petenteng (angkuh), maka para Anggota pasti akan kecewa mendapatkan pelayanan seperti itu. “Tentu saja hal tersebut sangat tidak diharapkan dan dapat menimbulkan kekecewaan dari para Anggota koperasi. Oleh karena itu, saya senantiasa berpesan sebagaimana yang sering dipesankan oleh para Kyai kepada para alumninya agar mengedankan akhlak santri di mana pun berada,” ungkapnya.
Mengedapankan akhlak santri itu, menurutnya, merupakan sunnah yang telah disabdakan oleh Nabi Besar Muhammad SAW. “Nabi Muhammad SAW bersabda: bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada,” ujarnya mengutip hadis sahih yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Tirmidzi.

Mokh. Syaiful Bakhri

Post Your Comment Here

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.