Semangat Kerja Jangan Seperti Lilin

Ketua Pengurus Koperasi BMT Maslahah HM. Khudlori Abd. Karim mengingatkan bahwa dalam bekerja itu hendaknya memiliki semangat yang membara seperti api yang berkobar-kobar yang siap membakar berbagai tantangan yang merintangi kemajuan suatu usaha. “Semangat kerja itu jangan seperti lilin yang kelap-kelip dan merusak diri sendiri,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Koperasi BMT Maslahah, Jum’at (21/6/2019) di PT. Berkah Maslahah Trans, Sungikulon Pasuruan.
Menurutnya, setiap karyawan itu harus memiliki semangat kerja dalam dadanya. Semangat kerja itu harus tetap menyala laksana api yang berkobar-kobar sehingga berbagai tantangan yang dihadapi dalam bekerja itu dapat diatasi. Jangan sampai semangat kerja itu meredup dan mengecil seperti lilin. “Hal ini bisa menurunkan semangat kerja sehigga tidak dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Tentu saja hal ini akan dapat merugikan, bukan hanya bagi karyawan itu sendiri,bahkan juga lembaga di mana dia bekerja,” jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, di samping memiliki semangat kerja yang berkobar, setiap karyawan juga harus memiliki disiplin yang tinggi dalam bekerja. Apabila masuk kantor itu jam 07.00 WIB, maka harus masuk sebelum jam tersebut dan jangan sampai terlambat. “Termasuk dalam disiplin kerja itu adalah memanfaatkan waktu kerja dengan disiplin. Jangan sampai dalam bekerja itu diisi dengan hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Seperti main HP yang tidak ada perlunya,” pesannya.
Oleh karena itu, imbuhnya, untuk menjaga disiplin dalam kerja hendaknya setiap karyawan dapat mengoptimalkan waktu dengan sebaik-baiknya. “Misalnya, seorang karyawan yang menjadi AO (Account Officer) Simpanan dan Pembiayaan, maka setelah menarik dana di pasar atau dari Anggota mestinya langsung kembali ke kantor untuk melanjutkan tugasnya. Jangan sampai berhenti dan leha-leha di mushalla sambil tidur-tiduran menunggu waktu Dzuhur. Setelah Dzuhur baru ke kantor. Ini jelas merupakan pelanggaran dalam disiplin kerja,” tandasnya.

Mokh. Syaiful Bakhri

Post Your Comment Here

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.